Bagaimana Pelatihan Aktif DBC Bekerja?

13_GRO~250Rehabilitasi aktif DBC (Documentation Based Care) adalah:

Pelatihan aktif DBC (Documentation Based Care) pada otot-otot punggung dan perut (core-strengthening exercises) untuk menguatkan otot serta menkondisikan otot-otot inti agar bekerja sebagai sebuah korset alami bagi punggung Anda.

Pelatihan aktif DBC (Documentation Based Care) meningkatkan kelenturan otot pinggul, mengurangi stress dan menyelaraskan tulang. Otot-otot sekitar tulang belakang akan menjadi lebih lentur dan relaks, sehingga dengan otot-otot yang flexible; rasa nyeri dengan sendirinya akan berkurang.

Dengan melakukan pelatihan aktif DBC (Documentation Based Care) secara rutin dan terarah, maka rasa nyeri atau sakit pinggang (encok) akan hilang dan cenderung tidak timbul kembali.

Apa BedanyaA�Rehabilitasi konvensionil dengan Rehabilitasi aktif DBC?

REHABILITASI konvensional adalah terapi pasif dengan pemanasan, ultrasound dan electrical stimulation, namun tidak melatih otot-otot menjadi kuat, melainkan hanya meredam rasa sakit atau nyeri untuk sementara waktu saja.
Kombinasi terapi pasif dan terapi aktif DBC dapat memulihkan nyeri /sakit pinggang akut secara cepat dan tepat.

Cognitive Behavioral Therapy dan Relaksasi

(DBC Pain Management)
Nyeri pinggang kronik seringkali disertai dengan stress emosionil atau depresi. Dengan pendekatan cognitive behavioral yang terdapat dalam modul DBC active Spine Care tanpa suntikan maupun obat-obatan. Secara sadar Anda dapat mengidentifikasi dan mengubah pola pikir negatif dan perasaan pesimistik yang selama ini memberatkan penyakit Anda.
Pendekatan cognitive behaviour yang dikombinasikan dengan stretching dan relaksasi dilakukan bersama dengan Fisioterapist DBC sehingga rasa takut bergerak dihilangkan dan rasa percaya diri ditingkatkan, alhasil mengurangi stress dan depresi.

DBC ACTIVE SPINE CARE menggunakan LOCKED SYSTEM yang memastikan latihan terpusat pada otot-otot inti yang menjaga stabilitas tulang belakang (M.Multifidus) sehingga menjadi kuat dan lentur.

Comments are closed.